Sabtu, 10 November 2012

WATERPROOFING GROUTING SYSTEM



WATERPROOFING GROUTING
 SYSTEM



WATERPROOFING GROUTING  SYSTEM adalah untuk mengisi rongga struktur beton yang kropos dan penambahan coran akibat pengecoran tidak sempurna, Mortar fillet ( Pinggulan sudut ) untuk pondasi mesin, sebagai dudukan mesin ,dudukan bearing pondasi jembatan, pembuatan beton pra cetak,penutup retak yang besar,tentunya semen Grouting siap pakai yang mempunyai karakteristik tidak susut dan dapat mengalir sangat baik,memenuhi persyaratan standar corps of engineering CDR C-621 dan ASTM C-1107

DESKRIPSI :
Semen grouting siap pakai yang mempunyai karakteristik tidak menyusut dengan waktu kerja yang sesuai untuk temperature lokal,dapat mengalir sangat baik dan memenuhi standar internasional.


KEGUNAAN :

  • Dapat digunakan dalam berbagai macam aplikasi
  • Pemasangan angkur
  • Sebagai dudukan bearing jembatan
  • Untuk mortar fillet ( Pinggulan sudut )
  • Beton pracetak dan aplikasi dry pack
  • Pengisi rongga,celah dan penghentian sementara
  • Perbaikan beton dengan metode kerja Grouting dan injeksi system
  • Aplikasi perbaikan jembatan,dermaga,tiang beton,dinding pelabuhan dan tiang penyangga jetty.
KEUNTUNGAN :
  • Mudah pengunaannya,hanya menambahkan air
  • Karakteristik mudah mengalir
  • Konsistensi dapat di atur
  • Kekuatan awal sangat cepat
  • Tahan terhadap penyusutan dan kekuatan tahan tinggi
  • Tidak korosi dan tidak beracun
PETUNJUK APLIKASI :
  • Bersihkan debu,minyak,dan oli dan kotoran yang melekat.
  • Angkur yang akan digrouting harus dibersihkan dengan bahan stoven/thener yang sesuai.
  • Permukaan beton harus keras dan dikasarkan untuk mendapapatkan daya lekat yang baik.
  • Sebelum diaplikasikan permukaan beton harus dibasahi hingga lembab/basah.

BEGESTING :


  • Untuk grouting yang dituang,harus dibuatkan terlebih dahulu begesting untuk menahan saat grouting diaplikasikan.
  • Tanpa kebocoran begesting harus dilapisi dengan minyak begesting atau bond breaker yang dapat memudahkan pembukaan.
  • Begesting harus cukup tinggi sehingga dapat menjangkau kepala grouting jika begesting sulit dicapai gunakan sikagrout 215 dalam konsistensi agak kering.
PERAWATAN :
Lakukan perawatan selama minimum 3 hari dengan mengunakan karung basah,lembaran plastic atau atau gunakan curing compound ( Antisol ).

Dibuat oleh

FALFINDO MANDIRI TEKNIK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar